You are here Home
JA slide show

Buku Terbaru

Sejarah Arab Sebelum Islam - Buku 5

Dalam buku yang terbagi sembilan jilid ini, Jawwad Ali, seorang sejarawan masyhur, mengisahkan secara gamblang riwayat (bangsa) Arab kuno dari berbagai aspek: geografi, iklim, karakteristik, silsilah; politik, hukum, dan pemerintahan; sosial-budaya; agama dan kepercayaan; sumber daya alam dan perekonomian; bahkan bahasa, literasi, dan kesusastraan.

Selengkapnya klik di sini

Penaklukan Muslim di Mata Bangsa Taklukan

Melalui buku ini, Hussam ‘Itani menawarkan perspektif baru. Ia memaparkan secara kritis, analitis, dan detail ihwal sejarah penaklukan muslim dari sisi berbeda dan tak lazim, yakni dari sisi bangsa taklukan. Jurnalis dan sejarawan Libanon ini seolah menyuarakan pandangan “orang luar” terhadap dunia Arab (Islam) pada era penaklukan dan relasi-relasi yang kompleks kala itu.

Selengkapnya klik di sini

Yasonna H. Laoly: Memilih Jalan Damai

Buku ini secara detail mengulas lika-liku kehidupan Yasonna sejak dunia aktivis, pengurus partai, anggota parlemen, dan sampai kini menjadi Menteri Hukum dan HAM. Selain menggambarkan momen penting dan berpengaruh sepanjang karier politiknya, akan diungkapkan pula suasana batin dan nilai-nilai yang melatarbelakangi sikap, pandangan, dan cita-cita politiknya.

Selengkapnya klik di sini

Birokrasi Digital

Buku ini ditulis sebagai kado untuk rakyat Indonesia yang kini sudah memasuki era digital. Kehadiran birokrasi digital menjadi sebuah kebutuhan hari ini. Kian meneguhkan babak baru birokrasi Indonesia, babak pelayanan tanpa atap.

Selengkapnya klik di sini

Manajemen Sengketa Partai Politik

Buku ini membeberkan perihal dinamika partai politik di Indonesia. Terutama terkait sengketa antarkader di internal parpol. Perpecahan yang berlarut, nyaris tak ada ujung. Di situlah kemudian dibutuhkan peran pemerintah, dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM, sebagai juru damai, guna menyatukan kembali perahu partai yang terbelah. Peran ini, tentu, bukan sebagai bentuk intervensi, tapi sebuah kesadaran penuh penuh bahwa partai politik di Indonesia harus kembali pada spirit awal, sebagai pilar utama demokrasi.

Selengkapnya klik di sini