You are here Info Buku Muhammad: Sang Nabi Revolusioner Dunia

Muhammad: Sang Nabi Revolusioner Dunia

Resensi buku Muhammad Nabi untuk Semua karya Maulana Wahiduddin Khan

Harian Pati | Kamis, 04 Agustus 2016 | Andi Syarqowi


Buku ini mengulas sejarah Nabi Muhammad dengan cara pendekatan yang kritis dan mampu mengungkap makna dari setiap peristiwa kenabiaan Muhammad SAW. Buku ini mengungkap secara kronologis tahun demi tahun perjalanan Nabi, mulai dari jejak awal kehidupan nabi, peristiwa penting dalam kehidupan nabi, seperti metode kerasulan dan perjalanan hijrah ke Madinah, masa-masa akhir kenabian dan kerasulan  dan manifestasi kenabian ditilik di masa sekarang ini. Dengan bahasa yang  lugas, dan mudah dipahami, Maulana Wahiduddin Khan menyajikan pembacaan sejarah dengan pendekatan dan analisis yang kritis dan mendalam, sehingga dari buku ini kita akan menemukan deretan fakta, latar belakang, konteks, hikmah yang mampu memberi inspirasi kehidupan yang mulia bagi siapa saja yang membacanya.

Nabi Muhammad SAW adalah nabi yang diutus untuk semua umat manusia dari segala belahan penjuru dunia tanpa melihat latar belakang apa pun. Hal ini berbeda dengan nabi atau rasul sebelum beliau yang hanya diutus kepada kaumnya saja. Nabi Muhammad adalah penutup para rasul sehingga ia adalah sekaligus nabi untuk semua manusia.

Selama hidup dan diutus menjadi Rasul, Nabi Muhammad SAW telah berhasil membuat perubahan besar-besaran dalam kehidupan bangsa Arab dan sekitarnya. Perubahan itu hampir mencakup dalam semua demensi kehidupan, yaitu ketuhaanan, pendidikan, ekonomi, politik, budaya, militer dan sebagainya. Maka, Tidak heran jika prestasi cemerlang itu kemudian membuat kagum siapa pun.

Banyak sejarawan Nasrani atau orientalis yang mengakui kehebatan Nabi Muhammad, di antaranya adalah Michael Hart yang lahir serta dibesarkan dalam sebuah keluarga Kristiani dalam buku The Hundred menulis mengatakan: "Dialah satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil dalam bidang keagamaan maupun duniawi dengan sangat mengagumkan." Thomas Carcyle, ahli sejarah berkebangsaan Inggris juga menyampaikan pendapat yang senada, ia berkata "Muhammad adalah pahlawan para nabi."

Pengakuan atau pujian demikian tidaklah berlebihan, karena prestasi Nabi dalam mengubah dunia dapat dibyktikan dalam sejarah perjalan hidupnya. Dalam rentang waktu 23 tahun, nabi sukses mengibarkan bendera revolusi di tengah suku-bangsa Arab yang semula Jahiliyah. Dan kemudian perjuangan itu diteruskan oleh pengikutnya berekspansi ke berbagai penjuru dunia. Dengan demikian, Nabi telah mengubah jalannya sejarah, sebab dalam kurun 100 tahun kemudian telah berhasil ditaklukkannya kerajaan Bizantium dan Persia. Dengan jatuhnya kedua kerajaan besar di dunia saat itu, Islam mengembangkan wilayahnya sampai begitu luwas menyebar ke seluruh sudut dunia.

Semua itu merupakan hasil usaha yang dibimbing oleh Nabi Muhammad SAW di arab selama dua puluh tiga tahun. Dalam kurun waktu yang sangat pendek, revolusi umat islam telah mendapatkan tempat yang tetap dan kokoh dalam sejarah kemanusiaan. Keberhasilan nabi Muhammad SAW dalam mendakwahkan Islam tidak bisa lepas dari sosok keluhuran beliau dalam segala hal. Beliau adalah panutan dan teladan umat manusia, sehingga dalam waktu yang relatif singkat banyak masyarakat Arab waktu itu ingin dan mengingkuti ajakan dan ajarannya. Di masyarakatnya, beliau terkenal sebagai pribadi yang santun, jujur, penuh toleransi, adil, sabar, rendah hati, dapat dipercaya, bersikap baik dengan siapa saja, anti kekerasan, dan berbagai sifat-sifat mulia lainnya. Keluhuran budi Nabi Muhammad memberi kepada beliau kekuatan untuk mengambil hati umatnya. Semakin dekat seserang dengan beliau, semakin mereka kagum dengan sifat beliau yang mulia.

Disamping keluhuran budi pekerti beliau, keberhasilan dakwah nabi juga sukses disebabkan oleh metode dakwah yang beliau gunakan. Pertama, beriman dan memperkuat batin masyarakat dengan menanamkan kesadaran ketuhanan yang benar, yaitu tiada Tuhan di dunia ini yang berhak disembah kecuali Allah SWT. Tujuan hidup adalah beribadah kepada Allah, dan setelah mati nanti kita akan kembali kepada-Nya. Kedua, kesabaran dan ketabahan, yaitu dengan senantiasa kebal dan tahan banting walaupun diterpa berbagai celaan, intimidasi, cobaan, musibah, rintangan dan berbagai penderitaan. Nabi tidak pernah putus sekalipun dalam memperjuangkan dan menyebarkan ajaran Tauhid walaupun serangan dan perlawanan dari kaum kafir tak pernah surut. Ketiga, dakwah dengan damai tanpa kekerasan. Dalam berdakwah beliau tidak suka memerangi musuh. Beliau lebih memperlihatkan pesona, sebab dengan pesona seseorang mampu mentaklukkan kebencian di dalam hati musuhnya. Keempat, kegiatan penyebaran agama adalah kegiatan menonjol dalam kehidupan Nabi Muhammad. Beliau tidak memusatkan perhatiannya kepada masalah politik, sosial dan ekonomi seperti layaknya pemimpin-pemimpin lain. Seluruh waktunya beliau curahkan untuk mengagungkan agama Allah.

Dengan membaca buku ini, siapapun akan memperoleh keyakinan dan kemantapan sekaligus keteladanan dari Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan, terutama keteladanan bagaimana cara menciptakan revolusi dalam kehidupan dewasa ini, dari kondisi terpuruk menuju kondisi sejahtera.

System.String[]