You are here Info Buku Resensi Buku

Resensi Buku

Kunci Sukses Bisnis App

Surel Cetak PDF

Resensi buku How to Build a Billion Dollar App karya George Berkowski

Koran Sindo | Minggu, 09 Oktober 2016 | Al Mahfud


Dunia teknologi, terutama sektor mobile, mengalami perkembangan mencengangkan. Pada awal 2014, jumlah pengguna telepon mobile telah melebihi jumlah penduduk dunia hari ini; 7 miliar.

Sementara pengguna telepon pintar mencapai 1, 75 miliar di tahun yangsama.Menariknya,pada 2007, sekitar tujuh tahun sebelumnya, telepon pintar bahkan belum ada.

Lebih menakjubkan lagi, sektor mobile tumbuh begitu pesat hanya setahun kemudian, pada 2008,yangkemudianmeraup penghasil miliaran dolar. Kenyataan tersebut menggambarkan besarnya potensi bisnis pengembangan aplikasi. Fenomena merebaknya aplikasi (mobile) yang banyakmengubah cara hidup manusia tersebut menciptakan peluang bisnis terbesar dalam sejarah.

George Berkowski, seorang pengusaha di bidang teknologi, juga salah satu otak di balik kesuksesan taksi internasional lewat aplikasi Hailo, membedah rahasia di balik keberhasilan kelompok bisnis aplikasi yang telah meraup miliaran dolar tersebut lewat buku How To Build A BillionDollar App. Berbekal pengalaman diHailo dan pengamatan yang detail, Berkowski menggali hal-hal tersembunyi dari para anggota kelompok bisnis aplikasi seperti Instagram, Snapchat, Square, Uber, Angry Birds, dll.

Dengan menyuguhkan kisah dan data-data hasil riset, ia mengonstruksi pengetahuan, gambaran, analisis, peluang, dan kiat penting yang jarang didapat dari buku lain yang sejenis. Dari sana, pembaca akan mendapatkan apa yang diperlukan untuk menemukan, memulai, membangun, mengembangkan, danmeraih kesuksesan spektakuler miliaran dolar dari bisnis aplikasi mobile.

Sebagai pengetahuan awal, penulis mengeksplorasi penyebab teknologi bergerak cepat, dampaknyabagi kehidupan; secara sosial, kultural,maupunpsikologis. Tentang hal ini, penulis mengutip sebuah studi yang dilakukan Facebook yang selesai pada 2013 terhadap pengguna telepon pintar di Amerika Serikat. Mereka ditanya, ”Bagaimana perasaan Anda tentang aktivitas sosial dan komunikasi melalui telepon pintar”. Hasilnya, ada dua sentimen terkuat, yakni perasaan ”terkoneksi” dan ”senang”. Kedua hal inilah yang ditangkap para pengembang untuk menciptakan aplikasi bernilai miliaran dolar (hal. 39).

Kita juga diajak melihat lebih dalam gagasan yang membuahkan aplikasi miliaran dolar; kelahiran berbagai aplikasi mobile, seperti Square,WhatsApp, Snapchat. Penulis berkesimpulan, satu pendekatan penting untuk menyodorkan satu ide besar adalah dengan memahami apa yang semua orang suka melakukannya. Sebab, mengatasi masalah ”universal” bisa menciptakan peluang pasar yang jauh lebih besar ketimbang memecahkan satu masalah spesifik geografismasyarakat tertentu (hal. 58).

Setelah melihat peluang, kita dibimbing mulai membangun tim, memvalidasi ide, pasar, produk, sampai menarik investor dalamsatu rencana terukur. Menariknya, ulasandisuguhkan secara terperinci. Misalnya, tentang validasi ide, terutama dalam hal mengatasi krisis identitas terkait branding, ulasan diberikan runtut; mulai pemahaman pentingnya nama atau brand, berbagai faktor penting yang harus dipertimbangkan ketika memunculkan sebuah nama, sampai menyediakan berbagai layanan online yang bisa membantu kita mengatasi krisis identitas.

Jalan panjang

Sebelum terjun ke bisnis aplikasi mobile, ada hal yang harus disadari sejak awal bahwa ini merupakan perjalanan keras dan panjang. Aileen Lee, dalam Welcome to the Unicorn Club; Learning from Billion-Dollar Startups mengungkapkan bahwa jika kita ingin mencapai pelepasan seharga 1miliar dolar untuk startup jenis apa pun, itu butuh waktu rata-rata tujuh tahun.

Minimal, yang sudah terjadi di bawah dua tahun (Instagram dan Youtube) dan yang paling panjang 11 tahun (Pandora). ”Jalan ini tak pernah mulus. Kegigihan dan keyakinan pada visi jangka panjang perusahaan Anda adalah kunci jika Anda ingin sukses melewatinya,” tulis Berkowsky (hal. 86). Sebenarnya, tak ada satu pendekatan yang cocok untuk semua di dunia perusahaan mobile.

Namun, lewat buku ini penulismemetakan setiap tahapan secara rincipeluang, risiko, berbagai gambaran yang diharapkan membuat pembaca bisa memastikan fondasi yang diperlukan untuk membangun perusahaan besar bernilai miliaran dolar. Langkah tersebut terbagi lima tahap; masing-masing aplikasi jutaan dolar, aplikasi 10 juta dolar, app ratusan juta dolar, aplikasi 500 juta dolar, dan aplikasi miliaran dolar. Setiap tahapanmemiliki karakteristik tersendiri.

Wilayah bisnis mobile sangat luas. Berkowski juga mengungkap lima model bisnis yang bisa dikatakan sukses dan berhasil menuju angka miliaran dolar. Yaitu game, pasar/e-commerce, audiens konsumen/periklanan, perangkat lunak sebagai layanan (SAAS), dan enterprise. Kelimanya telah menghasilkan perusahaan internet atau aplikasi yang tumbuh pesat dan menghadirkan keuntungan yang kuat dan kukuh.

Menyusuri Byzantium dari Abad ke Abad

Surel Cetak PDF
Resensi Buku Sultan Byzantium karya Selcuk Altun

Kabar Madura | Rabu, 28 September 2016 | Ngarjito Ardi Setyanto

Novel ini menceritakan sebuah kota yang memiliki peradaban yang luar biasa. Nama kota tersebut adalah Byzantium. Kota ini meletakkan dasar-dasar modernism. Ia memprakarsai lembaga sosial negara. Ia mendisiplinkan sekotor militer, pendidikan, keuangan, hukum dan teknologi Kota ini juga dibalut dengan kesenian, olahraga dan hiburan lainnya sebagai bagian integral dari kehidupan. Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya, ia juga membentuk organisasi-organisasi demi meningkatkan kesehatan, perencanaan kota, kerajinan, gaya busana, perhiasan, dan tata cara sosial.
Sebagai kota modern dan panutan dengan kota-kota yang lain, ia mempengaruhi wilayah tetangganya dalam hal ilmu pengetahuan, budaya, dan seni. Dalam sejarah juga menatat bawa para cendekiawan Byzantium yang menyebar ke Eropa setelah jatuhnya Konstantinopel memprakarsai Abad Pencerahan. Byzantium memang memiliki wilayah yang kecil, tetapi memiliki tata kota yang baik. Sehingga musuh-musuh Byzantium sulit untuk mengambil kekuasaan pemerintahan. Salah satu cara yang dilakukan Konstantin dalam menjaga kedaulatan Byzantium adalah menggunakan tembok-tembok raksa untuk membentengi kekuatan dari luar.
Masa kejayaan Byzantium mulai luntur ketika dipegang oleh Konstanti XI. Pada masa ini kota yang terkenal dengan kekuatan ekonomi, pengetahuan dan militer mulai keropos. Pasukan telah kehilangan kekuatan pertahanannya, dan rakyat, dalam kesulitan ekonomi yang parah dan merasa gelisah. Keadaan ini kemudian dimanfaatkan oleh pasukan Turki Utsmani untuk mengambil alih pemerintahan. Apa yang dilakukan pasukan Utsmani berhasil sehingga mampu membawa 53.000 warga sipil dan prajurit sebagai budak. Tetapi kematian Konstanti XI tidak dipercayai oleh semua pihak, termasuk pasukan Turki Utsmani. Sang Konstantin XI dinyatakan tewas dalam serangan tersebut, agar prajurit dan rakyat Byzantium menerima kekalahan tersebut.
Namun, pada kenyataan kaisar berhasil meloloskan diri menggunakan kapal Genoa, sang kaisar berhasil memalsukan kematiannya pada pasukan Turki Utsmani, dan menjuluki dirinya sebagai Kekaisaran Abadi. Setelah lima abad menghilangnya sang kaisar, tiga orang misterius, merupakan bagian dari anggota Nomo. Nomo merupakan organisasi keturunan atau penjaga warisan kekaisaran Byzantium. Para anggota Nomo menyatakan bahwa penerus kekuasaan Byzantium tersebut adalah seorang profesor muda dari Turki.
Dari sinilah cerita mulai menari, sebab pembaca akan dibawa dalam imajinasi dan konsentrasi yang sangat tinggi. Di mana penulis menggunakan alur maju-mundur tanpa ada sekat antara cerita kini dan dulu. Di mana menceritakan seorang profesor muda yang tinggal di Istanbul merupakan keturunan Kaisar Massimo d’Urbino Sultan dari Byzantium. Tugas organisasi Nomo untuk mencari atau memilih seorang kaisar dari silsilah keluarga dari keturunannya sendiri.
Pada waktu itu, Konstantin memiliki anak tunggal bernama Irene, dari sini kemudian organisasi harus memilih salah satu cucunya yang terpilih. Tidak ada yang ditugaskan untuk melaksanakan salah satu tugas ini, kecuali dia telah menjadi kaisar pilihan dan dengan demikian menjadi yang terpilih. Dari proses ini, alur novel ini terbangun dengan baik. Di mana sudut pandang yang digunakan dalam novel ini adalah orang pertama.
Profesor muda yang ditunjuk sebagai kaisar pilihan tersebut menceritakan dirinya sendiri dalam plot novel ini. Novel ini menceritakan bagaimana profesor muda ini sebagai seorang profesor ekonom dengan gaji begitu tinggi rela meninggalkan pekerjaannya demi mempelajari Byzantium agar iya percaya dia memiliki keturunan dari Konstanti XI. Dalam pencarian ini ia menceritakan dengan sangat detail bagaimana lingkungan sekitarnya daerah Eropa dengan memperpadukan ilmu sejarah. Dalam pencarian ini, kemudian ia bertemu dengan anggota-anggota Nomo.
Dan ternyata anggota Nomo dan keluarganya merupakan orang-orang yang memiliki perusahan yang besar-besar di berbagai belahan dunia. Ketika dalam pencarian ini, profesor mudah di dorong untuk mengembalikan kekuasaan Byzantium seperti dulu; menguasai peradaban dunia. Dorong dari anggota Nomo ini tidak mudah diterima oleh profesor. Dalam dialog ini kemudian pembaca akan dibawa dalam dunia emosi dan sejarah. Tidak hanya dialog, tetapi sejarah mengenai kenapa berdirinya Byzantium sampai robohnya disajikan dengan bahas yang sederhana tetapi penuh dengan emosi.
Pada akhir cerita, profesor dan anggota Nomo bersepakat agar bekerja sama dalam mengembalikan kejayaan Byzantium. Tetapi kejayaan di sini bukan untuk menguasai, melainkan untuk mengembalikan bahwa Byzantium merupakan salah satu kota yang mengubah cara pandangan dunia mengenai cara bernegara yang baik. Benar, apa yang dikatakan WorldLiteratureToday.org bahwa novel ini sejajar dengan karya-karya sastra dunia. Bangunan plotnya nan cemerlang dan menawan menarik perhatian pembaca dan sastra dunia. Dalam novel ini memperpadukan antara kini dan masa lalu sehingga pembaca akan terbawa dalam alur cerita novel ini.

Sejarah dan Rahasia Para Taipan

Surel Cetak PDF

Resensi buku Sepak Terjang Para Taipan karya Sterling Seagrave

Harian Blora | Rabu, 14 September 2016 | Al-Mahfud

 

Sejak tahun 1994, tercatat tingkat pertumbuhan China mencapai 19% setelah tiga tahun berjalan. Jika dicermati, ternyata provinsi-provinsi pesisir China Selatan, Kwangtung dan Fukien atau tempat asal bagian terbesar China Rantau (Overseas Chinese) dunia, tumbuh dua kali lipat cepatnya dibanding daerah lain. Kita sama-sama melihat, saat Barat terseok-seok untuk melewati depresi berat, di negara-negara Asia terjadi perkembangan-perkembangan drastis yang menunjukkan sedang terjadi perubahan-perubahan global.

Dijelaskan di buku ini bahwa daya pendorong perubahan-perubahan besar ini, di China dan sekeliling Pesisir Pasifik, adalah kekayaan dan vitalitas dahsyat kaum China Rantau. Sebenarnya, siapa China Rantau itu? Bagaimana mereka muncul, tumbuh, dan berkembang dan hingga tetap eksis, bahkan semakin menunjukkan pengaruhnya sampai sekarang? Di buku karya Sterling Seagrave ini, kita diajak untuk mengenal siapa itu China Rantau atau para Pendekar Pesisir Pasifik, serta bagaimana strategi mereka dalam bergerak, bertahan, sehingga kini menjadi salah satu kekuatan modal terbesar di dunia.

China Rantau adalah sebuah kerajaan yang tersendiri atas 55 juta orang, terjalin rumit oleh sistem-sistem gilda, masyarakat gotong-royong, tong, triad, kongsi, dan asosiasi-asosiasi berdasar kesamaan nama dan asal, yang—secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama—memasok koneksi-koneksi personal jaringan finansial yang membuat China Rantau menjadi kekuatan hebat. Uniknya, China Rantau merupakan kerajaan tanpa perbatasan, tanpa pemerintah nasional maupun bendera. Dengan kata lain, ia tersamar, satu kekaisaran terselubung para konglomerat (hlm 2).

Orang China lebih sukses ketika di luar daripada di dalam China sendiri. Sebab, birokrasi mandarin kekaisaran China mencekik kegiatan ekonomi. Lima puluh lima juta jumlah China Rantau, kira-kira hanya 4% populasi China. Pertanyaannya; bagaimana bisa persentase tersebut mendorong modernisasi benua besar berpenduduk 1,2 miliar jiwa? Disebutkan di buku ini, bahwa mereka menguasai sumber-sumber daya jauh melampaui jumlah mereka. GNP China Rantau yang tinggal di Asia adalah US$ 450 miliar, 35% lebih besar daripada GNP China. Mereka mendominasi perekonomian setiap negara di sisi Asia Pesisir Pasifik, kecuali Jepang dan Korea.

Salah satu hal yang paling menentukan kesuksesan dan kejayaan China Rantau adalah solidaritas yang kuat di antara mereka. China Rantau memiliki solidaritas etnis yang luar biasa, pragmatisme politik, informasi yang hebat, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan cepat. Etika kerja China Rantau bertumpu pada dua prinsip utama. Yakni, pertama, upaya gigih pencapaian kekayaan individu dihormati, karena itu menguntungkan keluarga dan komunitas mereka. Kedua, pemuliaan untuk melindungi kekayaan pribadi dari penyitaan dengan memindahkannya ke tepian. Diketahui bahwa dewasa ini 60% uang dunia tersembunyi di pinggiran. Banyak di antaranya merupakan uang China Rantau (hlm 5).

Buku berjudul asli Lord of the Rim; The Invisible Empire of the Overseas Chinese ini memaparkan sejarah yang berisi kisah-kisah menakjubkan tentang strategi-strategi penting yang diterapkan China Rantau yang terbukti ampuh dan membawa mereka menjadi satu kekuatan berpengaruh dalam perekonomian dunia hingga sekarang. Kita diajak mengarungi rentang sejarah selama ribuan tahun, menelusuri kisah awal perseturuan antara pemerintah dan kaum pedagang pada masa Adipati Chou, kisah pembunuhan, pengkhianatan, korupsi, para kaisar, jenderal, bahkan kisah para pengintai dan pembajak. Selamat membaca!

Kasih Ibu Sepanjang Masa

Surel Cetak PDF

Resensi buku Dua Wajah Dua Cinta karya Abhie Albahar

Radar Sampit | Minggu, 04 September 2016 | Novita Ayu Dewanti

 

Ibu merupakan salah satu sosok manusia yang merawat dan mengasihi tanpa batas. Ya, layaknya sang surya, menyinari dunia tanpa minta imbalan. Ia rela mengandung selama sembilan bulan lebih, nyawa menjadi taruhannya. Cintanya ia tuangkan kepada anaknya tanpa batas.

Novel Dua Wajah Dua Cinta ini menjelaskan bagaimana sosok ibu yang sangat mencintai anaknya. Ia tidak rela ditinggal hanya sekejap saja oleh anaknya. Perjuangan seorang ibu merawat hingga akhirnya anak tersebut menjadi seorang dokter. Dalam novel ini, ibu Aminah merawat seorang diri lantaran suaminya meninggal dunia.

Cinta yang amat besar kepada anaknya tersebut, kemudian ibu dan anaknya kehadiran orang ketiga; ia seorang menantu. Ibu ini harus menyesuaikan diri agar ia bisa menerima orang lain di sisi anaknya. Haikal, nama anaknya yang kemudian menikah dengan gadis pengusaha bernama Naia.

Haikal dan Naia kemudian memutuskan untuk menjalin rumah tangganya bersama ibu Aminah. Ia lakukan untuk menemani ibunya yang seorang diri. Prahara demi prahara kemudian melanda keluarga Haikal. Hal ini disebabkan antara seorang istri dan ibu ingin menyayangi anaknya dengan sepenuh hati.

Dalam perjalanannya, ibu Aminah selalu ingin tidur bareng antara Haikal dan Naia. Keadaan ini pada awalnya suatu kebiasaan yang wajar lantaran sang ibu merasa kesepian. Waktu berjalan, kebiasaan ibu yang menyayangi anaknya yang berlebihan kemudian mengundang cemburu pada istrinya.

Kecemburuan itu meledak tatkala Naia bercengkerama dengan tetangga sekitar rumah mertuanya. Salah satu tentang mempertanyakan Naia persoalan kehamilannya. Sudah berbulan-bulan Naia menjalin bahtera rumah tangga, tetapi belum ada tanda-tanda kehamilan. Ia merasa tidak ada gunanya, sebab puncak kehormatan wanita ketika ia bisa mengandung, melahirkan dan merawat anak dari pasangannya.

Gemuruh amarah, kemudian bawa Naia pulang, ia tidak bisa membendung rasa itu hingga akhirnya ia melontarkan semua amarahnya kepada mertuanya. Di sinilah, emosi pembaca dibawa. Kedua wanita yang memiliki cinta yang besar kepada lelaki. Satu sisi, ia seorang istri yang wajib melayani dan menyayangi suaminya. Begitu dengan Aminah, ia seorang ibu rela memberikan kasih sayang tanpa imbal balik.

Dari amarah yang diluapkan Aina, perseteruan antara menantu dan mertua kemudian pecah. Mereka tetap mempertahankan apa yang dilakukan, bahwa mereka tidak salah mencintai dan menyayangi Haikal. Karena amarah tersebut, akhirnya Naia memilih untuk kembali ke rumah orang tuanya.

Di titik ini kemudian, Haikal sebagai orang yang di sayangi merasa bingung. Ia memilih ibu atau istrinya. Singkat cerita, Haikal kemudian memutuskan untuk berbincang kepada ibunya. Di sinilah terlihat bagaimana kasih sayang seorang ibu begitu tulus. Begitu besarnya cinta tersebut. Setelah percakapan tersebut, Haikal membuka hati ibunya bahwa apa yang dilakukan Naia tidak akan menjauhkan anak kepada ibunya.

Haikal akhirnya membujuk Naia untuk kembali ke rumah, dengan rasa cinta akhirnya Haikal dapat meyakinkan Naia. Naia dapat kembali ke rumah. Haikal akhirnya dapat menyatukan kembali dua orang wanita yang begitu besar mencintainya. Berjalannya waktu, musibah melanda Naia. Musibah tersebut adalah pemerkosaan terhadap dirinya. Setelah pemerkosaan itu, Naia positif hamil.

Kehamilan Naia ini membuat keraguan Aminah, apakah yang dikandung itu anak dari Haikal atau anak dari pemerkosa. Dalam berjalannya waktu, Aminah tidak berani mengungkapkan keraguannya tersebut anaknya. Gemuruh kegelisahan tersebut, ia sembunyikan hingga akhirnya Aminah merasa sakit atas kegelisahannya. Demi mengurangi kegelisahan tersebut, Aminah memutuskan dirinya untuk pergi ke panti jompo agar tidak mengganggu keharmonisan rumah tangga anaknya.

Kepergian Aminah diam-diam mengundang amarah Haikal kepada Naia. Haikal menganggap bahwa kaburnya ibunya merupakan tidak becusan Naia mengurus ibunya. Amarah tersebut kemudian diluapkan dengan menggugat perceraian. Namun, perceraian itu tidak urung, lantaran Aminah menjelaskan kepergiannya ke panti jompo bukan gara-gara memantunya, melainkan keinginannya sendiri. Setelah beberapa hari di panti jompo, Haikal meyakinkan ke ibunya agar kembali ke rumah. Aminah pun luluh dengan rayuan anaknya, akhirnya ia memilih untuk pulang dari panti jompo.

Pada bagian akhir dari novel inilah kemudian pembaca dibuat emosi. Cerita yang mengaduk-ngaduk emosi itu hanya sebuah halusinasi seorang ibu yang takut kehilangan anaknya. Hal ini dipertegas dengan Aminah dibangunkan salah satu saudaranya, bahwa pernikahan Naia dan Haikal segera akan dimulai. Novel ini begitu mengaduk emosi, setiap akhir dari cerita sulit untuk ditebak. Dan novel ini sangat bagus, bahasa yang digunakan sederhana tetapi penuh dengan makna.

Membangun Aplikasi Miliaran Dolar

Surel Cetak PDF

Resensi buku How to Build a Billion Dollar App karya George Berkowski

Media Indonesia | Minggu, 28 Agustus 2016 |Abdillah M Marzuqi


Buku ini membeberkan petunjuk berharga bagaimana bisnis ponsel yang tengah booming membuat pemasukan semakin banyak.

KEMUDAHAN ialah ketika memesan ojek tidak harus mendatangi pangkalan. Kenyamanan ialah tarif yang sudah terpampang di layar gadget. Itu semua buah dari teknologi mobile (ponsel). Namun, pencipta aplikasi itu juga telah meraup banyak dolar. Siapa yang tidak ingin mendapati jumlah sebegitu besar. Hampir semua start-up ingin meniru jejak itu.

Hampir semua pengguna Android atau Iphone akrab dengan aplikasi pengiriman pesan Whatsapp, Angry Birds, Uber, Instagram, Waze, Candycrush, maupun Clash of Clans.

Meskipun misi, bisnis, dan kisah-kisahnya sangat beragam, semua punya cukup banyak kemiripan yang melontarkan mereka ke kesuksesan besar. Lalu bagaimana?

Buku berjudul How To Build A Billion Dollar App; Temukan Rahasia dari Para Pengusaha Aplikasi Paling Sukses di Dunia mungkin bisa menjadi salah satu referensi untuk mencapai mimpi itu. Buku ini ditulis George Berkowski. Ia seorang pengusaha yang membangun bisnis di bidang aplikasi ponsel. Ia berada di balik kesuksesan taksi internasional aplikasi Hailo yang berdiri pada 2011.

Melalui 580 halaman, buku itu akan membantu para start-up untuk memasuki kepala orang-orang yang telah membangun aplikasi bernilai miliaran dolar. Buku ini akan membantu para start-up melihat dunia dengan cara pandang mereka. Buku ini akan berbagi kepada start-up pandangan penulis sebagai pelaku dalam dunia aplikasi.

Strategi bisnis

Buku ini bukan hanya mengumpan teori sebab penulis menemukan strategi bisnis yang tidak lagi berjalan. Ia menemukan prinsip yang tidak lagi dapat bertahan di dunia teknologi ponsel yang bergerak cepat.

"Buku How to Build a Billion-Dollar App bukan didasarkan pada teori-teori. Ini bukan kertas kerja riset akademis. Ini bukan kolase kisah-kisah bisnis bernas yang dirangkai seorang wartawan. Dan, sudah barang tentu ini bukan sebuah tuntunan yang menjanjikan sukses dan kebahagiaan atas komitmen empat-jam-per minggu. Ini tentang realitas. Ini didasarkan pada data keras," tegas penulis (hal 6).

Dalam buku ini, penulis menggambarkan saran dan pandangan dari hanya perusahaan dan pebisnis terbaik. Begitulah, semua berupaya memastikan tetap berada pada jalur kebaruan.

Buku terbitan Gemilang (Kelompok Alvabet) ini terdiri atas dua bagian. Bagian Satu (hal 3-52) dimulai dengan mengeksplorasi apa yang menyebabkan teknologi bergerak begitu cepat dan mengapa peluang-peluang terbesar yang paling menyenangkan dalam urusan perdagangan, komunikasi, dan gim terjadi pada aplikasi ponsel. Penulis akan mengurai mengapa peralihan ini tak terelakkan. Beserta dampak sosial, kultural, dan psikologis yang ditimbulkannya.

Bagian Satu juga akan mempertimbangkan makna dan hal yang diperlukan untuk berpikir besar. Para pebisnis tidak seperti orang yang berkelana, yang tiba-tiba jatuh ke bisnis miliaran dolar. Namun, mereka berangkat dari melihat masalah besar yang membuat frustrasi banyak orang. Lalu mereka menciptakan solusi yang elegan.

Bagian Satu akan memberikan para start-up sesuatu yang diperlukan untuk memvalidasi apakah ide punya potensi miliaran dolar.

Bagian Dua (hal 81-532) akan membimbing start-up melalui perjalanan aplikasi miliaran dolar.

Lima tahapan

Ada lima tahapan kunci siklus kehidupan. Tahapan itu memetakan tantangan yang perlu dihadapi dan dipecahkan untuk menciptakan produk hebat, tim hebat, model bisnis hebat, dan yang paling utama ialah sebuah perusahaan hebat.

Penulis merangkai secara longgar tahapan itu dalam langkah-langkah yang terus terkait sampai pada puncak aplikasi miliaran dolar. Itu dimaksudkan untuk memberikan kejelasan dan struktur tantangan penting yang akan dihadapi start-up.

Langkah 1: App Jutaan Dolar (hal 108). Langkah itu membeberkan ketika start-up sudah menyiapkan kepala dengan ide miliaran dolar. Pada langkah ini, penulis mendefinisikan rancangan aplikasi, mencari mitra pendiri dan tim inti, dan bersiap untuk menggalang dana yang dibutuhkan untuk menuju tahapan berikutnya.

Langkah 2: App Sepuluh Juta Dolar (hal 225). Prioritas tertinggi start-up adalah menciptakan sebuah aplikasi yang akan mencengangkan orang. Ini akan terjadi jika start-up berfokus dalam membangun produk terbaik untuk pasar yang tepat. Menurut penulis, ini tahapan berat. Namun, begitu start-up telah menciptakan sebuah aplikasi yang membuat pengguna senang, bisnis akan tinggal landas.

Langkah 3: App Ratusan Juta Dolar (hal 321). Setelah start-up memiliki produk tepat pasar, yang dibutuhkan ialah mendapatkan pengguna dan mempertajam model bisnis. Termasuk tahapan ini ialah menghadirkan struktur perusahaan yang tepat.

Langkah 4: App Lima Ratus Juta Dolar (hal 412). Berbekal sebuah aplikasi hebat dan cara yang bisa diandalkan untuk menghasilkan uang, bagaimana start-up menumbuhkan perusahaan dengan cepat dan menguntungkan? Bagaimana start-up membuat para pengguna untuk terus datang? Bagaimana caranya memikat para pengguna? Tahap ini memang tentang membuat skala bisnis.

Langkah 5: App Miliaran Dolar (hal 491). Pada tahapan ini, penulis akan bicara tentang akuisisi. Ia juga bicara tentang betapa tantangan tidak mudah. Ketika berada di puncak, start-up ialah target. Menurutnya, mempertahankan posisi poros ialah permainan yang sama sekali berbeda. Itulah sebabnya, penulis juga akan bicara tentang banyak aplikasi yang memiliki jalan berbeda.

Sekali lagi, mengapa buku ini layak dibaca? Penyebabnya ialah teknologi ponsel itu menyenangkan, sekaligus menakutkan. Lanskap ponsel berubah terus-menerus. Bagi para start-up, buku ini bisa menjadi payung untuk menghadapi hujanan perubahan, tapi tidak pula lantas tidak layak dibaca untuk yang bukan start-up. Bagaimanapun, saat ini sulit menemukan orang tanpa aplikasi ponsel. Kerena itulah, pengetahuan yang ada dalam buku ini menjadi relevan.

Buku ini membeberkan petunjuk berharga bagaimana bisnis ponsel yang tengah booming membuat pemasukan semakin banyak.

KEMUDAHAN ialah ketika memesan ojek tidak harus mendatangi pangkalan. Kenyamanan ialah tarif yang sudah terpampang di layar gadget. Itu semua buah dari teknologi mobile (ponsel). Namun, pencipta aplikasi itu juga telah meraup banyak dolar. Siapa yang tidak ingin mendapati jumlah sebegitu besar. Hampir semua start-up ingin meniru jejak itu.

Hampir semua pengguna Android atau Iphone akrab dengan aplikasi pengiriman pesan Whatsapp, Angry Birds, Uber, Instagram, Waze, Candycrush, maupun Clash of Clans.

Meskipun misi, bisnis, dan kisah-kisahnya sangat beragam, semua punya cukup banyak kemiripan yang melontarkan mereka ke kesuksesan besar. Lalu bagaimana?

Buku berjudul How To Build A Billion Dollar App; Temukan Rahasia dari Para Pengusaha Aplikasi Paling Sukses di Dunia mungkin bisa menjadi salah satu referensi untuk mencapai mimpi itu. Buku ini ditulis George Berkowski. Ia seorang pengusaha yang membangun bisnis di bidang aplikasi ponsel. Ia berada di balik kesuksesan taksi internasional aplikasi Hailo yang berdiri pada 2011.

Melalui 580 halaman, buku itu akan membantu para start-up untuk memasuki kepala orang-orang yang telah membangun aplikasi bernilai miliaran dolar. Buku ini akan membantu para start-up melihat dunia dengan cara pandang mereka. Buku ini akan berbagi kepada start-up pandangan penulis sebagai pelaku dalam dunia aplikasi.

Strategi bisnis

- See more at: http://mediaindonesia.com/news/read/63809/membangun-aplikasi-miliaran-dolar/2016-08-28#sthash.dxN3aMti.dpuf
Abdillah M Marzuqi
Abdillah M Marzuqi
Abdillah M Marzuqi

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL