You are here Shop Alvabet Sejarah Pribadi Muhammad
PDFCetakE-mail
Potret Pendidikan KitaPrincess Masako

Pribadi Muhammad
Tampilkan Gambar Lebih Besar


Pribadi Muhammad

Harga: Rp 70.000,00

Klik disini jika ada yg ingin ditanyakan

BELI ONLINE

DATA BUKU

Judul: Pribadi Muhammad: Riwayat Hidup sang Nabi dalam Bingkai Sejarah, Politik, Agama, dan Psikologi
Penulis: Lesley Hazleton
Penerjemah: Adi Toha
Editor: Indi Aunullah
Penyelia: Chaerul Arif
Proofreader: Alfiyan Rahendra
Tata letak isi: Priyanto
Desain cover: Ujang Prayana
Genre: Sejarah
Penerbit: Alvabet
Cetakan: I, Juni 2015
Ukuran: 15 cm x 23 cm
Tebal: 390 halaman
ISBN: 978-602-9193-74-9

 

SINOPSIS

Riwayat hidup Muhammad adalah sejarah paling penting yang hampir tak tertandingi. Sayangnya, dalam keagungan pemujaan namanya, kisah yang intens tentang sang pengibar Islam ini tidak dimengerti secara mendalam. Banyak buku telah ditulis, namun hanya sedikit yang mengupas secara utuh sisi humanistik sang tokoh.

Dalam buku ini, Lesley Hazleton menggambarkan Muhammad dalam suatu cerita yang hidup. Mengurai kisah sang Nabi dalam bingkai sejarah, politik, agama, dan psikologi, ia menampilkan sosok agung ini sebagai manusia seutuhnya, dengan segala kompleksitas dan vitalitasnya. Lebih dari itu, buku ini memaparkan kebangkitan Muhammad: dari lelaki tak berdaya menjadi pemimpin penuh kuasa, dari seorang tak dikenal menjadi pribadi yang namanya terus dikenang, dari sosok tak penting menjadi figur yang pengaruhnya sangat kuat bagi umat manusia. Bagaimana seorang outsider ini akhirnya menjadi insider utama di dunia Arab yang “sakit” kala itu?

Ditulis dengan jernih tanpa tendensi ideologis-politis, Pribadi Muhammad menyuguhkan narasi yang hidup tentang seorang pria mengagumkan yang berada di antara idealisme dan pragmatisme, iman dan politik, perdamaian dan kekerasan, serta penolakan dan pujian. Dan, buku ini tak hanya menerangi figur sang tokoh, tapi juga warisan pengaruhnya yang terus terasa hingga saat ini.

***

“Tulisan yang kaya, rinci, dan mengagumkan. Hazleton melukiskan sebuah sejarah yang tak pernah tergambarkan dengan baik.”

The Seattle Times

“Kisah tentang Nabi Muhammad yang sebagian besar tak diketahui. Caranya bertutur sungguh piawai. Ceritanya mudah dipahami dan menarik. Wajib dibaca oleh Muslim dan non-Muslim.”

Hooman Majd, penulis The Ayatollah Begs to Differ

“Buku ini tidak berniat mendorong pembacanya untuk mencintai atau membenci sang Nabi, tapi untuk memberikan pemahaman yang utuh ihwal Muhammad... Sebuah biografi yang kaya.”

San Francisco Chronicle

“Hazleton mengupas secara tajam salah satu tokoh paling menarik dan disalahpahami dalam sejarah. Dia menggambarkan seorang pria dengan pribadi yang kompleks, di mana cobaan dan kemenangannya telah mengubah jalan sejarah. Buku yang indah.”

Reza Aslan, penulis No God but God

 

Penulis

Lesley Hazleton adalah jurnalis Timur Tengah yang memfokuskan tulisannya mengenai tema-tema politik dan agama serta sejarah dan peristiwa aktual. Selama dua belas tahun lebih, ia melaporkan tulisannya perihal Timur Tengah dari Yerusalem untuk berbagai media massa ternama seperti Time, New York Times, New York Review of Books, Nation, dan Harper’s. Blog pribadinya, accidentaltheologist.com, memuat pandangan-pandangannya yang agnostik tentang agama, politik, dan kehidupan.

Penyandang gelar Sarjana Psikologi dari Manchester University (1963-66) dan Master Psikologi dari Hebrew University of Jerusalem (1969-71) ini telah menulis banyak buku selain buku ini, antara lain After the Prophet: The Epic Story of the Shia-Sunni Split yang merupakan finalis PEN-USA Book Award, dan Mary: A Flesh and Blood Biography yang memenangi penghargaan Washington Book Award.

Pada 2011, ia menyabet penghargaan Genius Award bidang Sastra dari surat kabar The Stranger, dan pada 2012 ia menerima The Inaugural Scholar-in-Residence di pusat budaya dan masyarakat sipil Town Hall Seattle.

Lahir di Inggris pada 1945, Hazleton akhirnya menjadi warga negara Amerika Serikat pada 1994. Sekarang ini, ia tinggal di Seattle, setelah sebelumnya menetap di Yerusalem selama tahun 1966-1979 dan di Kota New York selama tahun 1979-1992.

“Everything is paradox,” ujarnya, suatu ketika. Dan, “The danger is one-dimensional thinking.”