You are here Shop Alvabet Sosial/Politik Agama dan Pendidikan Demokrasi
PDFCetakE-mail
A Bridge of BirdsAkhlak Orang Berilmu dan Ahli Quran

Agama dan Pendidikan Demokrasi
Tampilkan Gambar Lebih Besar


Agama dan Pendidikan Demokrasi

Harga: Rp 35.000,00

Klik disini jika ada yg ingin ditanyakan

BELI ONLINE

DATA BUKU

Judul: AGAMA DAN PENDIDIKAN DEMOKRASI: Pengalaman MUHAMMADIYAH dan NAHDLATUL ULAMA
Nama Penulis: Fuad Fachruddin
Pengantar: Komaruddin Hidayat
Penerjemah: Tufel Nadjib Musyadad
Pengantar: Komaruddin Hidayat
Ukuran: 13 cm x 21 cm
Halaman: 232 Hlm
ISBN: 979-3064-29-3
Harga: Rp.35.000,-

 

SINOPSIS

Muhamadiyah dan NU adalah kekuatan non-negara, kekuatan masyarakat sipil Islam yang otoritatif, berhadapan dengan kekuatan negara. Di pihak lain, negara juga berharap banyak pada kekuatan kedua organisasi massa itu untuk terlibat dalam proses demokratisasi dalam masa transisi seperti saat ini.

Peran kedua ormas tersebut pada faktanya memang tak bisa diremehkan. Kekuatan moral dan intelektual menjadi modal sosial yang lebih dari cukup untuk membangun kesadaran politik pada tingkat publik di satu pihak, dan untuk menjaga kohesivitas antar-elemen masyarakat di pihak yang lain.

Buku ini mencoba melihat secara lebih detail pergulatan kelembagaan maupun individu di dalam Muhammadiyah dan NU dalam menyikapi proses demokratisasi, serta persepsi publik terhadap demokrasi dan segala isu turunannya.

Meski telah banyak buku yang ditulis mengenai pergulatan Muhammadiyah dan NU dalam konteks relasi agama dan negara, buku ini menyumbangkan gambaran nyata dari perdebatan internal kedua organisasi itu, baik pada tingkat konsepsi maupun operasional. Buku seperti ini layak diapresiasi oleh berbagai kalangan yang ingin melakukan studi lebih lanjut tentang proses transisi menuju demokrasi di Indonesia, dan bagi peminat kajian relasi Islam dan negara di Indonesia.

“Penulis berhasil dengan jernih memetakan dan membuat tipologi-tipologi yang membuka mata pembaca betapa Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, dua ormas yang sama-sama menganut ideologi Sunni itu tidak monolitik dan monokonsepsi dalam memandang demokrasi.” ▬ Dr.Komaruddin Hidayat, Direktur Pascasarjana UIN Jakarta.

“Sangat jarang ditemukan riset yang mendalam dan objektif tentang pergulatan Muhammadiyah dalam dinamika demokrasi seperti pemaparan dalam buku ini.” ▬ Dr. H. Khoiruddin Bashori, Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.