You are here Shop Azkia Publisher The Leaderships Secrets of Genghis Khan
PDFCetakE-mail
The Last Secret of the Temple (Cover Baru)The Legend of Cairo

The Leaderships Secrets of Genghis Khan
Tampilkan Gambar Lebih Besar


The Leaderships Secrets of Genghis Khan

Harga: Rp 45.000,00

Klik disini jika ada yg ingin ditanyakan

DATA BUKU
Judul                : The Leadership Secrets of Genghis Khan
Penulis             : John Man
Penerjemah     : Th. Dewi Wulansari
Editor              : Indi Aunullah
Genre              : Manajemen/kepemimpinan
Penerbit          : Azkia Publisher (Kelompok Pustaka Alvabet)
Cetakan           : I, Mei 2010
Ukuran            : 13 x 20 cm (plus flap 8 cm)
Tebal               : 264 halaman
ISBN               : 978-979-18673-4-4
Harga              : Rp. 45.000,-

 

THE LEADERSHIP SECRETS OF GENGHIS KHAN

21 PELAJARAN KEPEMIMPINAN

DARI SANG PENAKLUK PALING GEMILANG DALAM SEJARAH

JOHN MAN

 

SINOPSIS

Jenghis Khan diakui sebagai pemimpin terbesar yang pernah ada. Semasa remaja, ia menjadi orang buangan, melarikan diri dari musuh-musuhnya dan bersembunyi di sebuah gunung di Mongolia utara. Seorang asing, seorang yang tak berarti. Namun, Jenghis hanya butuh dua puluh tahun untuk membangun kekaisaran darat terbesar dalam sejarah: empat kali ukuran wilayah kekuasaan Alexander Agung, dua kali ukuran kekuasaan Romawi. Bagaimana dia melakukannya? Pelajaran apa yang terungkap dari kehidupannya mengenai kepemimpinan? Apa yang dimaksud dengan "kebesaran" dalam kepemimpinan? Sifat apa saja yang melekat dalam diri Jenghis Khan? Mungkinkah sifat-sifat itu diterapkan di masa dan tempat berbeda—di sini dan saat ini?

John Man mempelajari kehidupan Jenghis Khan untuk menemukan kualitas, karakter, dan strategi yang membuat dia menjadi pemimpin besar. Jawabannya kadang mencengangkan. Jauh dari sekadar menjadi tiran sebagaimana tergambar dalam sejarah, Jenghis Khan merupakan sosok pemimpin yang memiliki visi kemodernan luar biasa. Banyak dari rahasia keberhasilannya berguna dalam dunia bisnis kompetitif saat ini, sebagaimana rahasia itu berhasil mengerahkan dan mempersatukan bangsa Mongol di masa lalu.

“[Jenghis] memiliki banyak kualitas seorang eksekutif modern. Ia menggabungkan secara agresif orang-orang, proses, dan teknologi, baik dalam strategi maupun eksekusi.”Star Tribune

“Kebangkitan Jenghis Khan yang tak terelakkan dari pemuda buta huruf menjadi penguasa ‘kekaisaran daratan terbesar dalam sejarah’ mengajarkan kita banyak hal.”The Observer

 

PENULIS

John Man, bermukim di London, adalah sejarawan dan travel writer dengan minat khusus ihwal Mongolia. Setelah menyelesaikan studi mengenai Jerman dan Prancis di Oxford, ia mengambil dua program sekolah pascasarjana: kajian sejarah sains di Oxford dan studi bangsa Mongol pada School of Oriental and African Studies di London.Karyanya, Gobi: Tracking the Desert, adalah buku pertama tentang topik tersebut sejak 1920-an. Ia juga pengarang Atlas of the Year 1000, sebuah potret dunia pada pergantian milenium; Alpha Beta, tentang awal mula alfabet; dan The Gutenberg Revolution, sebuah telaah tentang asal-usul dan dampak percetakan.

Selain itu, John menulis pula Genghis Khan, Kublai Khan, dan Attila the Hun—ketiganya buku mengenai biografi tokoh legendaris dalam sejarah kekaisaran kuno.

Berkat karya-karya itu, John Man dengan cepat menjadi salah satu sejarawan dunia yang tulisannya paling banyak dibaca orang.