You are here Shop Alvabet Sastra/Fiksi Tarian Dua Wajah
PDFCetakE-mail
Syarah UUD 1945 Perspektif Islam (Edisi Baru)Tentara Terakota

Tarian Dua Wajah
Tampilkan Gambar Lebih Besar


Tarian Dua Wajah

Harga: Rp 52.500,00

Klik disini jika ada yg ingin ditanyakan

BELI ONLINE

Data Buku

Judul: Tarian Dua Wajah
Penulis: S. Prasetyo Utomo
Editor: Fajar Kurnianto
Proofreader: M. Yusni Amru Ghazali
Desain sampul: Ujang Prayana
Tata letak: Alesya E. Susanti
Genre: Novel
Penerbit: Alvabet
Cetakan: I, Juni 2016
Ukuran: 13 cm x 20 cm
Tebal: 268 halaman
ISBN: 978-602-9193-86-2

 

Sinopsis

Dewi Laksmi seperti ditakdirkan sebagai titisan terakhir Nyai Laras, leluhur di daerahnya yang pada masa silam menjadi penari istana yang amat tenar di seantero negeri. Syahdan, dalam perjalanannya sebagai penari, Laksmi kelak dipertemukan dengan Aji, keturunan Nyai Laras, yang sejak berusia satu tahun telah ditinggalkan oleh ibu dan ayahnya. Ayah Aji, Sukro, mendekam di penjara akibat terlibat kasus pembunuhan dan perampokan. Sementara sang ibu, Aya, memilih minggat ke luar pulau, menjadi penyanyi klub malam. Bagaimana kehidupan keturunan Nyai Laras dan bagaimana Dewi Laksmi bisa menjadi titisan penari legendaris itu?

Dirajut dengan gaya cerita realis-imajinatif yang menjadi ciri khas cerita-cerita sang penulis, pembaca seolah dihanyutkan oleh alur cerita dan pertemuan para tokohnya yang tak terduga. Inilah novel tentang tari, pilihan jalan hidup, problem keluarga, cinta, keteguhan hati, spiritualitas, hingga mistik. Semua kisah itu diukir dengan kata-kata puitis dan disajikan dalam cerita yang apik, menawan, dan penuh inspirasi.

***

“Novel ini menghanyutkan perasaan dan emosi pembaca ke dalam arus dan pusaran cerita yang mengesankan sejak awal hingga akhir.”

Ahmad Tohari, Sastrawan, Penulis Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk

“Gaya penulisan S. Prasetyo Utomo sangat unik dengan penggunaan kata-kata puitis yang ringan dan dapat mudah dicerna oleh pembaca. Proses pembentangan antara cinta dan maut digambarkan secara ganjil, lalu membawa kita ke akhir cerita yang mencengangkan.”

Prof. Dr. Agus Nuryatin, M.Hum, Dosen Pascasarjana Ilmu Pendidikan Bahasa Universitas Negeri Semarang, Kritikus Sastra

“Novel ini menyajikan kisah yang dekonstruktif, dengan pertemuan-pertemuan tokoh yang tak terduga, tak tergapai, tak terbayangkan sebelumnya, tapi membangkitkan imaji pembaca.”

Prof. Dr. Teguh Supriyanto, M.Hum, Dosen Pascasarjana Ilmu Pendidikan Bahasa Universitas Negeri Semarang, Kritikus Sastra

“Inilah novel dengan gaya penceritaan realisme plus, yang justru menjadi daya pikat setelah kita muak dengan kisah-kisah yang sok surealis.”

Triyanto Triwikromo, Sastrawan

 

Penulis

S. Prasetyo Utomo, lahir di Yogyakarta, 7 Januari 1961. Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP Semarang (Unnes) 1987. Menyelesaikan program pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (2010). Menempuh program doktor Ilmu Pendidikan Bahasa Unnes. Bekerja sebagai dosen di Universitas PGRI Semarang.

Semenjak 1983, ia mulai aktif menulis esai sastra, puisi, cerpen, novel, dan artikel di beberapa media massa seperti Horison, Kompas, Jawa Pos, Suara Pembaruan, Republika, Koran Tempo, Media Indonesia, Bisnis Indonesia, Nova, Seputar Indonesia, Suara Karya, Mutiara, Pelita, Jayakarta, dan Majalah Noor.

Karya-karyanya telah dibukukan dalam antologi Perdebatan Sastra Kontekstual (antologi esai, 1985), Antologi Puisi Jawa Tengah (antologi puisi, 1994), Serayu (antologi puisi, 1995), Ritus (antologi cerpen, 1995), Lawang Sewoe (antologi puisi, 1996), Sesudah Layar Turun (antologi puisi, 1996), Jentera Terkasa (antologi puisi, 1998), Horison Sastra Indonesia 2 Kitab Cerpen (2002), Cerita-cerita Pengantin (antologi cerpen, 2004), Bidadari Sigar Rasa (antologi cerpen, 2005), dan Forum Sastra Indonesia Hari Ini: Jawa Tengah (2010).

Sedangkan kumpulan cerpen tunggalnya Bidadari Meniti Pelangi (Penerbit Buku Kompas, 2005), dibukukan setelah lebih dari dua puluh tahun masa proses kreatifnya. Novel yang telah diterbitkannya dalam bentuk buku adalah Tangis Rembulan di Hutan Berkabut (HO Publishing, 2009).

Ia menerima Anugerah Kebudayaan 2007 dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata untuk cerpen “Cermin Jiwa”, yang dimuat Kompas, 12 Mei 2007. Menerima anugerah Acarya Sastra 2015 dari Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Cerpen “Sakri Terangkat ke Langit” dimuat dalam Smokol: Cerpen Kompas Pilihan 2008. Cerpen “Penyusup Larut Malam” dimuat dalam Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian: Cerpen Kompas Pilihan 2009. Cerpen “Pengunyah Sirih” dimuat dalam Dodolitdodolitdodolibret: Cerpen Pilihan Kompas 2010.







Rumah Alvabet

Ciputat Mas Plaza Blok B/AD

Jl. Ir. H. Juanda No. 5A Ciputat, Tangerang Selatan, Indonesia 15412

  • Telp. +62 21 7494032 - Fax. +62 21 74704875
  • Email: redaksi@alvabet.co.id - sales@alvabet.co.id
  • Direct Selling 089651227432 (WA/SMS/Call)