You are here Shop Alvabet Sejarah Relasi Damai Islam dan Kristen
PDFCetakE-mail
Rekonstruksi Sejarah al-Quran (Hard Cover)Resep Hidup Bahagia Menurut al-Quran

Relasi Damai Islam dan Kristen
Tampilkan Gambar Lebih Besar


Relasi Damai Islam dan Kristen

Harga: Rp 35.000,00

Klik disini jika ada yg ingin ditanyakan

Normal 0 MicrosoftInternetExplorer4

BELI ONLINE

DATA BUKU

Judul            : Relasi Damai Islam dan Kristen
Judul Asli       : The ross and the Crescent
Penulis          : Richard Fletcher
Genre           : Sejarah
Penerjemah   : Abdul Malik
Editor           : Syaiful Hakim
Cetakan        : II, Maret 2009
Ukuran         : 12,5 x 20 cm (plus flan 8 cm)
Tebal            : 225 halaman
ISBN             : 978-979-3064-73-X
Harga           : --

 

RELASI DAMAI ISLAM DAN KRISTEN

JOE STUDWELL

 

* * * * *

Buku ini menuturkan relasi antara umat Muslim dan Kristen sejak era pasca wafatnya Nabi Muhammad Saw hingga masa Reformasi Eropa. Penulisnya menyajikan gambaran dan tinjauan yang memikat mengenai riwayat tatkala Islam dan Kristen pernah berdampingan dan saling berbenturan sejak perjumpaan awal antara keduanya. Karya ini termasuk catatan penting di bidang sejarah. Dari sini kita tahu bahwa Islam dan Kristen tak selalu berseteru.

Relasi antara kaum Muslim dan Kristen terbentuk melalui penaklukan, diplomasi, ziarah ke kota suci, dan perniagaan yang membawa keduanya ke dalam kontak intensif. Kontak intensif ini berlangsung saat keduanya berbagi karya cipta seperti kertas dan sempoa, atau kala para saudagar menjelajahi sepanjang kawasan Mediterania untuk menjual barang dagangan mereka—tekstil, pakaian dari bulu binatang, rempah-rempah, dupa, dan gading.

Sebelum terjalin interaksi positif tersebut, umat Muslim memandang umat Kristen sebagai kaum pagan yang haus darah. Sebaliknya, umat Kristen mencemooh kaum Muslim sebagai kumpulan penganut sekte sesat. Kesalahpahaman itu, tutur Fletcher, telah menjerumuskan kedua pemeluk agama ke dalam konflik berdarah yang berkepanjangan.

* * * * *

“Mengagumkan… paparan rinci yang memesona… dan sangat berguna bagi suatu diskusi yang sehat dan berimbang."—Karen Armstrong, The Guardian

“Sebuah buku yang penting bagi era kita saat ini…”—Felipe Fernández-Armesto, Independent

“Sumbangan pemikiran Fletcher untuk perkara yang kerap memicu debat kusir sangat layak dan patut mendapat acungan jempol.”—Jonathan Riley-Smith, Sunday Times

“Laporan Fletcher ihwal persepsi awal orang Barat atas kaum Muslim sungguh mengagumkan.”—Martin Bright, Observer

“Sebuah eksplorasi yang jelas… bijaksana, memancing pemikiran, dan terbit pada masa yang tepat.”—Alan Judd, Sunday Telegraph

“Karya yang memikat…. Kecemerlangan buku ini terletak pada kemampuannya dalam menunjukkan bahwa perang antar-agama hanyalah imbas dari kebijakan politik atau ekonomi yang dibentuk atas dasar kepentingan yang lain.”—Hugh MacDonald, Glasglow Herald

“Sangat mudah dibaca… padat dan disertai bukti yang jelas”—Bernard Hamilton, History Today

“Elegan, tajam, dan memikat.”—Geoffrey Wheatcroft, Daily Mail

“Mengesankan… Sebuah tinjauan yan ringkas, terpelajar, dan berbasis pada kenyataan.”—Alexander Waugh, Sunday Telegragh

“Penulisnya memiliki gaya yang apik dalam memainkan kata dan gagasan.”—Jonathan Sumption, Asian Age

* * * * *

RICHARD FLETCHER (1944—2005), profesor sejarah di University of York, Inggris, dengan spesialisasi studi abad pertengahan, adalah sejarawan terkemuka yang memberi kontribusi penting bagi kajian tentang Spanyol era abad pertengahan, Inggris Anglo-Saxon, dan Kristenisasi Eropa. Di Universitas of York, Fletcher mengajar sejarah sejak 1969.

Dia menulis banyak buku. Debut karyanya, The Episcopate in the Kingdom of León in the Twelfth Century (1978), merupakan hasil pengembaraan intelektualnya yang panjang dalam menyelami dunia Spanyol abad pertengahan. Karyanya yang lain, The Quest for El Cid (1989)—pemenang Wolfson Award 1989 dan The Los Angeles Times Book Prize for History 1990—adalah tulisan brilian tentang Rodrigo Diaz, pemimpin militer abad ke-11 yang merupakan tokoh penting dalam politik perbatasan Spanyol. Sedangkan The Barbarian Conversion (1999), tentang Kristenisasi di Eropa, termasuk buku terlaris di tahun 1999. Karya terakhirnya, Bloodfeud, riwayat tentang masa kelam Inggris Anglo-Saxon di abad ke-11 dan ke-12, mendapat sambutan hangat dari khalayak saat terbit pada Februari 2002.