Resensi Buku Lady Chatterley's Lover (DH Lawrence)
Majalah Tempo | Edisi 03-09November 2008 | Oleh Goenawan Mohamad
Tubuh bisa membuat getar, tapi juga gentar, seperti lautan.
Saya ingat satu pasase dalam Lady Chatterley’s Lover: perempuan itu mengalami ajaibnya gairah dalam persetubuhan. Dalam pagutan berahi kekasihnya, ia merasa diri ”laut”. Ia deru dan debur, samudra dengan gelombang gemuruh yang tak kunjung putus. ”Ah, jauh di bawah, palung-palung terkuak, bergulung, terbelah….”



