
BELI DI TOKOPEDIA
BELI DI SHOPEE
DATA BUKU Judul: Mukjizat Shalat Fajar: Ibadah Pagi Senilai Lebih dari Dunia Seisinya dan Penyehat Jasmani Setiap Hari Penulis: H. Muhammad Jihad Akbar, Lc. Genre: Buku Islam Penerbit: Alifia Books Cetakan: I, April 2026 Ukuran: 13 x 20 cm Tebal: 228 halaman (1,2 cm) Berat: 310 gr ISBN: 978-623-7163-86-2 Harga: Rp. 70.000
SINOPSIS “Dua rakaat shalat sunah Fajar lebih baik daripada dunia beserta isinya.” (HR Muslim) “Siapa saja tetap duduk di tempat shalatnya setelah mengerjakan dua rakaat shalat Subuh sampai ia mengerjakan shalat Dhuha, dan ia tidak berucap kecuali yang baik (berzikir), maka dosa-dosanya akan diampuni Allah SWT walaupun lebih banyak daripada buih di lautan.” (HR al-Baihaqi) Ibadah-ibadah dalam Islam, terutama yang mahdhah seperti shalat, baik yang sunah maupun wajib, memiliki keutamaan/ mukjizat yang luar biasa bagi kehidupan seorang Muslim, lahir dan batin. Di antaranya adalah shalat Fajar atau Subuh, satu dari lima shalat fardhu. Termasuk shalat sunah Rawatib yang mengiringinya, yaitu qabliyah Subuh (shalat sunah Fajar). Al-Quran sangat jelas menyebut shalat Fajar, yang diperjelas dan dipertegas oleh Rasulullah SAW. Di dalamnya diungkap berbagai keutamaan/mukjizat yang nilainya sangat besar, yang sayang bila tak diraih. Keutamaan yang secara ruhani membuat orang yang mengerjakannya akan merasakan ketenangan batin dan kejernihan pikiran yang luar biasa. Dan, secara jasmani membuat fisik atau anggota badan menjadi sehat, segar, dan bugar, karena subuh adalah waktu yang amat baik bagi kesehatan dan telah dibuktikan secara sains modern. Didasarkan pada sumber-sumber otoritatif Islam (al-Quran dan hadis sahih) serta buku-buku kesehatan modern, buku ini akan menjelaskan kepada kita: - Apa saja keutamaan/mukjizat shalat Fajar? - Apakah shalat sunah Fajar bisa di-qadha’? - Apakah betul melakukan rangkaian shalat Fajar dapat membuat badan sehat? - Bagaimana caranya supaya mudah bangun sebelum Subuh?
***
“Untuk mengetahui bagaimana sebaiknya menyongsong waktu fajar, buku ini sangat representatif untuk dijadikan rujukan.” —Dr. H. Dede Abdul Fatah, M.Si., Direktur Sabil Institute “Judulnya memang sederhana, namun berisi hal-hal yang istimewa. Itulah shalat sunah Fajar.” —Toha Ma’ruf, M.A., Ikatan Da’i Indonesia (IKADI)
PENULIS
H. Muhammad Jihad Akbar, Lc. Lahir di lingkungan Pesantren Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, 7 Mei 1982, dari pasangan Drs. H. Maman Muhammad Iskandar dan Dr. Hj. R. Ella Mutajarridah Giri Komala, M.M.Pd. Ia adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Bangku sekolah dasar ditempuh di SD Negeri Sukakarya 01, Bandung. Lanjut sekolah menengah pertama di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Sukamanah, Tasikmalaya. Kemudian lanjut ke Sekolah Menengah Umum Negeri (SMUN) I Singaparna, Tasikmalaya, sambil meneruskan mesantren. Lanjut kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, pada program “Dirasat Islamiyah” (FDI), hasil kerja sama UIN Jakarta & Universitas al-Azhar Kairo, Mesir. Selain itu, ia juga mengambil kuliah hadis dan ilmu hadis di International Institute for Hadith Sciences Darus Sunah, di bawah asuhan Prof. Dr. K.H. Ali Mustafa Yaqub, M.A. Pada 2008, mendapatkan beasiswa program The Indonesian Young Leader (TIYL) di Leiden University, Belanda. Saat ini, menjadi pengasuh santri di Pondok Pesantren Tanwiriyyah, Cianjur, dan menjadi pengajar di kampus UNINUS, Bandung, lalu STAI Al-Ittihad. Juga menjadi salah satu pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karangtengah, Cianjur, Jawa Barat.
|